Green Productivity – Upaya Meningkatkan Produktivitas dan Mengurangi Dampak Lingkungan

Share This Post

Share on facebook
Share on linkedin
Share on twitter
Share on whatsapp
Share on print

Tahukah Anda, aktivitas industri menjadi salah satu sumber dari meningkatnya pemanasan global serta perubahan iklim yang terjadi? Dampak dari perubahan iklim ini ternyata menimbulkan konflik, seperti permintaan penutupan aktivitas produksi (Nicholson 2009). Padahal, produktivitas dan aspek lingkungan menjadi dua hal yang harus menjadi perhatian utama bagi industri. 

Perlindungan terhadap lingkungan dan peningkatan produktivitas harus dapat dicapai secara simultan. Oleh karena itu, untuk meningkatkan daya saing industri, pendekatan yang dilakukan tidak hanya peningkatan produktivitas semata tapi juga peningkatan produktivitas yang berwawasan lingkungan sehingga perusahaan mempunyai daya saing yang berkelanjutan (sustainable). Pendekatan yang terintegrasi ini salah satunya dapat dilakukan dengan penerapan konsep produktivitas hijau atau green productivity. 

Produktivitas hijau (green productivity) adalah strategi untuk meningkatkan produktivitas sekaligus mengurangi dampak terhadap lingkungan (APO, 2006). Green productivity menerapkan konsep yang cukup kompleks yaitu meningkatkan keuntungan (ekonomi), meningkatkan mutu hidup (sosial), sekaligus mengurangi dampak lingkungan (lingkungan).

Ingin mengetahui apakah green productivity dapat diterapkan di dunia industri? Benarkah pendekatan tersebut mampu menaikkan angka produktivitas tanpa memberikan dampak buruk pada lingkungan? Baca selengkapnya di sini.



More To Explore